Skip to content
Indonesian Scientific Journal

Klasifikasi Sampah Otomatis Berbasis Yolov8 dan Raspberry Pi 5 pada Smartbin

Authors

  • Rifky Maulana Dimyati Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
  • Novi Ken Sydney Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
  • Muhammad Fauzan Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
  • Rossy Istiqomah Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
  • Haris Suhenda Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.59395/53bb4f09

Keywords:

klasifikasi sampah, YOLOv8, Raspberry Pi 5, computer vision, smartbin, deep learning

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji prototipe tempat sampah cerdas untuk mengklasifikasikan limbah secara otomatis ke dalam empat kategori, yaitu mudah terurai, residu, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta daur ulang. Metode yang digunakan adalah penerapan algoritma pembelajaran mendalam You Only Look Once versi delapan varian nano (YOLOv8n) yang diimplementasikan pada komputer papan tunggal Raspberry Pi 5, modul kamera penangkap citra, serta motor servo ganda sebagai penggerak mekanik pemilah. Data penelitian menggunakan 300 citra limbah primer dengan pembagian data latih dan data uji sebesar 80:20 serta pemanfaatan teknik transfer learning. Teknik analisis data dilakukan melalui pengujian konvergensi iterasi pelatihan, evaluasi akurasi deteksi visual langsung, uji keandalan integrasi mekanik aktuator, serta pengukuran latensi waktu komputasi. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan model mencapai performa optimal pada putaran ke-300 dengan capaian mean Average Precision (mAP@0.5) sebesar 84,22%. Pengujian prototipe secara langsung menghasilkan rata-rata akurasi deteksi sebesar 80,75%, keberhasilan integrasi mekanik sebesar 92,0%, dan waktu komputasi rata-rata sebesar 0,1126 detik per objek. Sistem terbukti mampu memilah sampah secara cepat dan andal pada komputasi tepi (edge computing).

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Badan Pusat Statistik, “Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (Ribu Jiwa), 2022–2023,” Jun. 2023. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk3NSMy/jumlah-penduduk-pertengahan-tahun–ribu-jiwa-.html

[2] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, “Capaian Kinerja Pengelolaan Sampah: Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN),” 2024. [Online]. Available: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/

[3] D. N. A. Yudiaskara, I. P. P. Wiraatmaja, P. N. Aurellia, and I. M. B. R. Mahendra, “Penilaian Indeks Risiko Lingkungan TPA Linggasana Karangasem,” Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations, vol. 1, no. 1, pp. 1–8, May 2024.

[4] P. Zhou, Z. Jiang, L. Zhao, H. Hu, and D. Li, “Mapping and potential risk assessment of marine debris in mangrove wetlands in the northern South China Sea,” Sustainability, vol. 17, no. 14, p. 6311, 2025, doi: 10.3390/su17146311.

[5] Y. S. Nur’aini, N. A. Zahra, M. F. Ilham, I. T. Kusnadi, S. Bahri, and T. S. N. Koeswara, “YOLOv8-Based Waste Classification System with Ultrasonic Trigger for Power Efficiency,” Jurnal Ilmiah Sistem Informasi (JUISI), vol. 5, no. 2, pp. 141–153, May 2026, doi: 10.51903/pg864m25.

[6] O. R. Trisnawati and N. Khasanah, “Penyuluhan Pengelolaan Sampah dengan Konsep 3R dalam Mengurangi Limbah Rumah Tangga,” Jurnal Cakrawala: Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial, vol. 4, no. 2, pp. 216–226, Dec. 2020, doi: 10.37758/cakrawala.v4i2.222.

[7] O. S. N. Utomo, F. Utaminingrum, and E. R. Widasari, “Implementasi YOLO versi 3 untuk Mengidentifikasi dan Mengklasifikasi Sampah Kantor berbasis NVIDIA Jetson Nano,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 6, no. 6, pp. 2841–2848, Jun. 2022.

[8] A. Kollmuss and J. Agyeman, “Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior?,” Environ. Educ. Res., vol. 8, no. 3, pp. 239–260, 2002, doi: 10.1080/13504620220145401.

[9] L. Steg and C. Vlek, “Encouraging pro-environmental behaviour: An integrative review and research agenda,” J. Environ. Psychol., vol. 29, no. 3, pp. 309–317, 2009, doi: 10.1016/j.jenvp.2008.10.004.

[10] G. W. Scurati, M. Bertoni, S. Graziosi, and F. Ferrise, “Exploring the use of virtual reality to support environmentally sustainable behavior: A framework to design experiences,” Sustainability, vol. 13, no. 2, p. 943, 2021, doi: 10.3390/su13020943.

[11] X.-F. Lin et al., “Teachers’ Perceptions of Teaching Sustainable Artificial Intelligence: A Design Frame Perspective,” Sustainability (Switzerland), vol. 14, no. 13, 2022, doi: 10.3390/su14137811.

[12] O. Puadi and H. Hambali, “Perancangan Alat Pemilah Sampah Otomatis,” JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, vol. 3, no. 1, pp. 1–14, Jan. 2022, doi: 10.24036/jtein.v3i1.195.

[13] D. Vieri, R. Susanto, E. S. Purwanto, and M. K. Ario, “Enhancing Waste Classification with YOLOv8 Models for Efficient and Accurate Sorting,” Procedia Comput. Sci., vol. 245, pp. 889–895, 2024, doi: 10.1016/j.procs.2024.10.316.

[14] I. M. Mudzopar and T. Wiharko, “Pengembangan Sistem Deteksi Offside Berbasis Metode YOLO dalam Video Pertandingan Sepak Bola,” Digital Transformation Technology, vol. 3, no. 2, pp. 522–530, Nov. 2023, doi: 10.47709/digitech.v3i2.2908.

[15] A. Z. Firdaus, D. Lelono, and O. Natan, “Sistem Klasifikasi Sampah Otomatis Berbasis Deteksi Objek Real-Time Pada Single Board Computer Dengan Algoritma YOLO,” Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems (IJEIS), vol. 15, no. 1, pp. 49–60, Apr. 2025, doi: 10.22146/ijeis.104520.

[16] S. Kaza, L. Yao, P. Bhada-Tata, and F. Van Woerden, What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. Washington, DC: World Bank Publications, 2018.

[17] M. Chaerul and S. U. Zatadini, “Perilaku Membuang Sampah Makanan dan Pengelolaan Sampah Makanan di Berbagai Negara: Review,” Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 18, no. 3, pp. 419–428, Dec. 2020, doi: 10.14710/jil.18.3.419-428.

[18] B. Fang et al., “Artificial Intelligence for Waste Management in Smart Cities: a Review,” Environ. Chem. Lett., vol. 21, pp. 1959–1989, Aug. 2023, doi: 10.1007/s10311-023-01604-3.

[19] C. Yu et al., “The Generation and Effects for Recyclable Waste from Households in a Megapolis: A Case Study in Shanghai,” Sustainability (Switzerland), vol. 14, no. 13, 2022, doi: 10.3390/su14137854.

[20] R. Clube, “Is job creation a legitimate social benefit of the circular economy?,” Resour. Conserv. Recycl., vol. 181, 2022, doi: 10.1016/j.resconrec.2022.106220.

[21] N. D. K. Prasetyaningrum, T. Joko, and N. Astorina, “Kajian Timbulan Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Tangga di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang,” Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), vol. 5, no. 5, pp. 734–742, Oct. 2017.

[22] A. I. Almulhim, “Household’s awareness and participation in sustainable electronic waste management practices in Saudi Arabia,” Ain Shams Engineering Journal, vol. 13, no. 4, 2022, doi: 10.1016/j.asej.2022.101729.

[23] F. T. F. Moraes, A. T. T. Gonçalves, J. P. Lima, and R. D. S. Lima, “An assessment tool for healthcare waste management in Brazilian municipalities during the COVID-19 pandemic,” Waste Management and Research, vol. 40, no. 6, pp. 625–641, 2022, doi: 10.1177/0734242X211045208.

[24] S. Majchrowska et al., “Deep Learning-Based Waste Detection in Natural and Urban Environments,” Waste Management, vol. 138, pp. 274–284, Feb. 2022, doi: 10.1016/j.wasman.2021.12.001.

[25] M. Siahaan, C. H. Jasa, K. Anderson, M. V Rosiana, S. Lim, and W. Yudianto, “Penerapan Artificial Intelligence (AI) Terhadap Seorang Penyandang Disabilitas Tunanetra,” Journal of Information System and Technology, vol. 1, no. 2, pp. 186–193, Nov. 2020.

[26] Khairunnas, E. M. Yuniarno, and A. Zaini, “Pembuatan Modul Deteksi Objek Manusia Menggunakan Metode YOLO untuk Mobile Robot,” Jurnal Teknik ITS, vol. 10, no. 1, pp. A1–A6, Apr. 2021, doi: 10.12962/j23373539.v10i1.60533.

[27] M. A. Hadi, R. Ferdian, and L. Arief, “Klasifikasi Tingkat Ancaman Kriminalitas Bersenjata Menggunakan Metode You Only Look Once (YOLO),” Chipset, vol. 2, no. 1, pp. 33–40, Apr. 2021, doi: 10.25077/chipset.2.01.33-40.2021.

[28] A. A. Akinsemolu and H. Onyeaka, “The role of green education in achieving the sustainable development goals: A review,” Renewable and Sustainable Energy Reviews, vol. 210, p. 115239, 2025, doi: 10.1016/j.rser.2024.115239.

[29] C. Boya-Lara, D. Saavedra, A. Fehrenbach, and A. Marquez-Araque, “Development of a course based on BEAM robots to enhance STEM learning in electrical, electronic, and mechanical domains,” International Journal of Educational Technology in Higher Education, vol. 19, no. 1, 2022, doi: 10.1186/s41239-021-00311-9.

[30] R. B. N. Kholis and F. Utaminingrum, “Rancang Bangun Sistem Klasifikasi Sampah Anorganik Kantor menggunakan Deep Learning Arsitektur Xception berbasis NVIDIA Jetson Nano,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 6, no. 6, pp. 2849–2856, Jun. 2022.

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

[1]
R. M. Dimyati, N. K. Sydney, M. Fauzan, R. Istiqomah, and H. Suhenda, “Klasifikasi Sampah Otomatis Berbasis Yolov8 dan Raspberry Pi 5 pada Smartbin”, J. Janitra Inform. Sis. Inf., vol. 6, no. 2, pp. 148–156, Oct. 2026, doi: 10.59395/53bb4f09.

Similar Articles

1-10 of 20

You may also start an advanced similarity search for this article.